Rab. Feb 4th, 2026
Pempek Palembang, Cita Rasa Legendaris dari Tepi Sungai Musi

Siapa yang tak kenal pempek, makanan khas Palembang yang kini sudah menjadi ikon kuliner Indonesia? Kudapan berbahan dasar ikan dan tepung sagu ini tak hanya memanjakan lidah, tapi juga menyimpan cerita panjang tentang budaya, identitas, dan kreativitas masyarakat Palembang. Dari sekian banyak jenisnya, salah satu yang paling di gemari adalah pempek adaan si bulat gurih yang selalu jadi favorit di meja makan maupun oleh-oleh khas dari Sumatera Selatan.

Pempek Adaan Adalah

Pempek Adaan Adalah

Pempek adaan merupakan varian pempek yang memiliki bentuk bulat seperti bola. Teksturnya padat namun lembut di dalam, sementara bagian luarnya renyah keemasan setelah di goreng.

Bahan utamanya terdiri dari ikan giling, tepung sagu, santan, telur, garam, dan bawang putih. Santan menjadi pembeda utama dari jenis pempek lainnya, karena memberikan rasa gurih yang lebih kuat dan aroma yang khas.

Saat di santap bersama cuko saus hitam pekat yang terbuat dari gula merah, cabai, bawang putih, dan asam jawa, pempek adaan menghadirkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan manis yang sempurna. Tak heran kalau jenis ini sering disebut sebagai pempek yang paling “berkarakter”.

Pempek sebagai Identitas Masyarakat Palembang

Lebih dari sekadar makanan, pempek telah menjadi identitas masyarakat Palembang. Hampir di setiap sudut kota, kamu bisa menemukan warung atau pedagang pempek dengan aroma khas ikan yang menggoda.

Bagi warga Palembang, pempek bukan hanya hidangan sehari-hari, tapi juga simbol kebanggaan dan kearifan lokal. Banyak keluarga di sana yang secara turun-temurun menjual pempek, menjadikannya sumber ekonomi sekaligus pelestarian budaya.

Bahkan, pempek sering hadir dalam acara penting seperti pernikahan, syukuran, hingga jamuan tamu. Tak berlebihan jika pempek disebut sebagai “wajah kuliner” Palembang yang mencerminkan karakter masyarakatnya, hangat, ramah, dan penuh cita rasa.

Baca juga: Tom Yum Goong, Sup Pedas Asam Segar Khas Thailand

Makanan Khas Palembang Selain Pempek

Meskipun pempek adalah bintang utama, Palembang masih punya banyak kuliner khas lainnya yang wajib kamu coba. Ada tekwan, bakso ikan kecil dengan kuah bening gurih beraroma udang, serta model, sejenis pempek berkuah yang diberi isi tahu.

Baca juga:  Manfaat dan Kandungan Gizi Susu Almond yang Wajib Kamu Tahu

Lalu ada celimpungan, bola ikan dalam kuah santan berwarna kuning lembut, dan laksan, irisan pempek lenjer yang di siram kuah santan pedas. Semua makanan ini berbahan dasar ikan, memperlihatkan betapa eratnya kehidupan masyarakat Palembang dengan Sungai Musi yang melimpah hasil laut dan sungainya.

Kuliner Palembang pada dasarnya mencerminkan kreativitas masyarakat pesisir dalam mengolah sumber daya alam menjadi makanan yang bernilai tinggi dan penuh cita rasa.

Bahan Baku Pempek

Bahan Baku Pempek

Rahasia utama kelezatan pempek terletak pada bahan bakunya. Umumnya, pempek terbuat dari ikan tenggiri, karena dagingnya kenyal dan memiliki rasa gurih alami.

Namun, beberapa pengrajin juga menggunakan ikan belida, ikan gabus, atau parang-parang. Daging ikan digiling halus lalu dicampur dengan tepung sagu, air, garam, dan bawang putih hingga menjadi adonan kenyal yang mudah dibentuk.

Tepung sagu memberikan tekstur khas yang tidak dimiliki jenis makanan lain, sementara ikan menjadi sumber cita rasa utama. Proses mencampur bahan ini tidak bisa sembarangan. Perbandingan antara ikan dan sagu harus seimbang agar hasilnya kenyal tapi tetap lembut saat kamu gigit.

Jenis-Jenis Pempek Palembang

Selain pempek adaan, Palembang memiliki banyak jenis pempek yang tak kalah populer. Ada pempek kapal selam yang berisi telur ayam utuh di dalamnya, simbol dari kekayaan rasa dan bentuk klasik pempek Palembang. Pempek lenjer berbentuk panjang dan sering di olah lagi menjadi laksan atau model.

Pempek kulit terbuat dari kulit ikan, menghasilkan rasa gurih dan renyah saat di goreng. Lalu ada pempek pistel, yang berisi tumisan pepaya muda berbumbu pedas gurih, serta pempek keriting, yang berbentuk spiral menyerupai mie. Setiap jenis memiliki tekstur dan cita rasa berbeda, namun semuanya akan terasa lengkap bila di santap bersama cuko kental yang menjadi ciri khas utama kuliner Palembang.

Baca juga: Pallubasa Khas Makassar, Kuliner Tradisional yang Menggugah Selera

Kesimpulan

Dari bahan sederhana seperti ikan dan sagu, masyarakat Palembang berhasil menciptakan makanan yang tak hanya lezat tapi juga beridentitas kuat. Pempek, terutama pempek adaan, menjadi bukti bahwa tradisi kuliner bisa menjadi bagian penting dari budaya dan kebanggaan daerah. Kini, pempek tak hanya di nikmati di Palembang, tapi juga di seluruh Indonesia bahkan sampai luar negeri. Satu hal yang pasti, mencicipi pempek berarti merasakan sepotong sejarah dan kehangatan dari tepi Sungai Musi, sebuah pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *